DAY 4
Sayang sekali, kita hanya disajikan potret manusia-manusia bahagia.
Tanpa kita tau mendalam ada apa di balik bahagianya. Karena tidak hanya satu
yang pura-pura bahagia dengan menyembunyikan luka di dalamnya. Melainkan banyak
sekali jika kita mampu menyadari dan menelusurinya.
Tak usah jauh-jauh, cukup lihat dengan tajam teman-teman di
sekeliling kita. Atau bahkan perihal ini ada pada denganku atau kamu, yang
setiap hari harus melebarkan senyum, memberi sapa ke sana ke mari, berlarian
bahagia. Namun ada hati yang retak di dalamnya.
Tidak terlalu berlebihan, harusnya. Namun ada kuasa penuh di poros
diri, yaitu hati. Sebahagia apa pun, retaknya hati memang tak bisa
disembunyikan. Lihat saja saat ia sendiri, ia memandang langit-langit dengan
mata berkaca-kaca, mungkin. Mengarahkan pikiran entah ke mana. Merenung dan
mengingat kembali atas apa-apa yang meretakkan hati.
Lalu tanpa sadar ia menyenderkan diri dan pasrah. Saat ditanya
selalu dijawab tidak apa-apa, namun dari mata dan cara ia menjawab sungguh bisa
terbaca. Setelah itu ia bertekad agar bisa menyembunyikan rapat-rapat atas duka
dan laranya, serta menebar bahagia kembali. Setiap hari selalu seperti itu
hingga terulang dan tak ada bosan. Terhenti saat semua terbongkar dengan sikap
saling penyadaran.
Seperti drama bukan? Nyatanya ini cerita di dunia nyata. Semoga
saja bahagia di akhir tak tertebak seperti khasnya film di layar kaca. Semoga
juga hatiku dan hatimu sama-sama tangguh perihal ini. Karena tak semua luka
harus diceritakan bukan? Yang ada mungkin ketika harus diceritakan malah
menambah beban kepada orang lain atau bahkan menambah luka.
Terpenting, jangan berlebihan hanya ingin kau terlihat tenang.
Semoga juga hatimu tak rapuh dimakan sentilan tak mengenakkan. Bentengi dengan
sikap bijak yang tak harus selalu terlihat. Esok atau lusa, kita sama-sama
bahagia ya! Bahagia dengan sebenar-benarnya bahagia.
#DAY4
#ODOP
#OneDayOnePost
Komentar
Posting Komentar