DAY 24
Melupakan Hakikat Hidup Sering kali kita semangat dalam melangkah menuju realisasi harapan. Saking semangatnya, kita sampai berani melupakan siapa yang membukakan atas jalan ini. Kita dengan mudahnya mengatakan “Aku harus bisa menggapai segala harapanku”. Namun, di lain sisi kita susah untuk menyadari ada siapa di balik perjuangan ini. Sering kali kita kuat untuk berkeringat, menahan lelah, melawan ego untuk rebahan, dan berkawan dengan kerasnya tekad. Namun, apakah sekuat itu juga kita mempertahankan iman? Sekuat itu juga kita melawan malas mengerjakan amal harian? Sekuat itu juga kita melawan godaan setan untuk bermaksiat? Kapan ya kita semangat memperjuangkan iman layaknya memperjuangkan masa depan? Sering kali kita selalu mengedepankan urusan yang membuat kita bahagia. Sampai-sampai mengorbankan waktu dan tenaga untuk memperjuangkannya. Dan anehnya, kita jarang juga menyadari perihal bahagia yang kita perjuangkan benar-benar akan mendatangkan kemanfaatan atau tidak. Kar...