DAY 10
Sesekali kita butuh sepi, menepi dari keramaian hanya untuk
ketenangan. Atas kemajemukan yang barang kali diri tak kuasa menyaksikannya.
Atas berjuta rasa yang barang kali pula kita tak kuasa mengendalikannya. Sebab,
diri merasa terlalu kecil untuk sekeliling yang jauh lebih besar.
Sesekali kita butuh sepi, meluapkan tangis hanya untuk kelegaan.
Atas apa-apa yang menuntut dengan berat dan atas pundak yang tak kuasa
memikulnya. Sesekali kita butuh sepi, mengistirahatkan diri dari penatnya
permainan hati. Memilih bersembunyi untuk kembali menyiapkan kebesaran hati.
Sesekali kita butuh sepi, atas segala tuntutan yang tak semuanya
bisa sesuai harapan. Atas semua perintah yang tak semua kita kerjakan dengan
sempurna. Atas semua nasihat yang barang kali hanya sampai pada pendengaran. Atas
semua rayuan kemaksiatan untuk kebahagiaan yang sementara.
Sesekali kita butuh sepi, atas semesta yang tak berpihak dan
kejamnya dunia. Atas lara yang tercipta sebab bersama. Atas duka yang menyapa
dengan seketika. Atas tangis yang tiba-tiba pecah tanpa disangka. Sekali kita
butuh sepi, hanya untuk semuanya kembali baik-baik saja.
Sesekali kita pun boleh bercanda, namun keseriusan tetap menjadi
hal utama. Sesekali itu saja, hanya untuk menyiapkan segalanya agar kembali sempurna.
Bahkan, sesekali dari kita pun boleh menutup hati. Mengabaikan sapa yang
berujung cinta, lalu tenggelam dalam rayuan asmara. Akhirnya terbawa dalam
ombak permainan rasa yang jauh obatnya. Aku tak mau dan aku memilih sepi, iya
sendiri.
Sebab, sendiri tak selalu buruk. Barangkali saat sendiri ia merasa
lebih baik-baik saja. Barangkali ia tak ingin menyakiti orang lain jika
bersama. Barang kali pula dengan sendiri ia merasa dihargai oleh dunia.
Namun, jangan pernah sesekali mendekat dan bercakap dengan-Nya.
Bukan maksud karena tidak diperbolehkan, hanya saja Tuhan tak mau jika hanya
sekali atau dua kali kita saja untuk mendekati-Nya. Melainkan harus setiap
waktu dalam deretan masa yang tersaji di dunia.
#DAY 10
#ODOP
#OneDayOnePost
Komentar
Posting Komentar