DAY 74
Selamat Menjadi Lebih Baik
Luasnya tempat tak bisa dirasakan oleh orang yang hatinya sempit. Padahal
jika ditelusuri, banyak tangan telah yang menjamahmu dengan ramah. Banyak ruang
yang telah kau singgahi dengan jamuan istimewa. Banyak sapaan mesra pada setiap
sudut bumi yang pernah kau tempati. Namun kenyatannya, hatimu terlalu sempit
untuk menyadari itu. Sehingga yang ada hanya merengek akan ketidakpuasan dan ingin
rasanya pindah lalu pergi.
Dinginnya udara tak bisa dirasakan oleh orang yang hatinya panas.
Iya, benar sekali. Karena sering kali hatimu ramai dengan hal-hal yang tak bisa
kau kendalikan. Entah apa pun itu, perasaan, kewajiban, pekerjaan, hingga semua
tertumpuk dan menjadi masalah pada hatimu. Sampai-sampai kau tak sadar akan
keadaan. Bumi diguyur hujan, tapi hatimu tak sedikitpun terlerai dan merasa
tenteram. “Ada apa dengan hatimu hai kawan?”, tanyaku.
Cerahnya sinar matahati tak bisa dirasakan oleh orang yang hatinya
redup. Ia tertutup kabut yang kau buat sendiri. Bahkan ia hilang ditelan
ketidakpedulianmu. Iya, hatimu redup sehingga bumimu juga ikut redup. Hatimu gelap
sebab kau tak mau mendekat. Hatimu goyah sebab kau tak mau menetap. Sadarlah
hai kawan, kembalilah bersama Tuhan. Sungguh, kecerahan akan menghampirimu
setelah itu.
Dekatnya kematian tak dapat dirasakan oleh orang yang hatinya jauh
dari Tuhan. Bukankah mengingat mati adalah sebuah anjuran? Iya. Tetapi kenyataannya
kau terlena kepada kebahagiaan dunia. Bukan lagi mengingat mati pada semua
masa, melainkan ketika sedang dilanda susah saja. Entah kau sedang bahagia atau
duka, jangan jauh-jauh dari Tuhan ya kawan! Perbanyak mengingat Sang Kuasa yang
dengan mudahnya bisa mengembalikkanmu kapan pun Ia mau.
Jangan salahnya jika seakan-akan semesta tak pernah berpihak,
karena sejatinya kau saja yang kurang membuka dan menyadari semuanya. Sejatinya
pula semesta selalu berkawan mesra denganmu, hanya saja kau yang lebih memilih
mendekap dalam kesunyian. Hingga menyalahkan keadaan bahkan menyalahkan Tuhan.
Perbaiki dulu apa yang ada di dalam dirimu, iya hatimu. Menepi
sebentar untuk rehat dari segala aktivitas yang tak menemui kebahagiaan. Tariklah
napas pelan untuk kelegaan mendalam. Selipkan syukur pada setiap perbaikan
langkahmu. Jangan pernah mundur untuk membangun hubungan bersama Tuhan. Selamat
menjadi lebih baik. J
#DAY74
#ODOP
#OneDayOnePost
Komentar
Posting Komentar