DAY 9

Bersamamu Aku Tak Lagi Rapuh

Mukamu lusuh dan layu dengan mata sembabmu. Ragamu sehat, tapi jiwamu tidak. Senyummu melebar, tapi tak dengan hatimu. Berulang kali kau berusaha menutupi sedihmu dengan serapat mungkin. Namun, penilaian orang lain lebih jujur dari pada tingkahmu. Akhirnya, lagi-lagi kau terpatahkan dan kembali melemah.

Mulai saat ini, kau bersamaku akan tenang. Aku akan setia mengajarkan cinta kepadamu. Tentang apa-apa yang selayaknya dicintai dan tentang apa-apa yang selayaknya dihiraukan. Bersamaku kini, kau akan bahagia.

Lantas kau yang seperti apa yang bisa membuatku bahagia? Apakah kau yang setia menemaniku? Apakah kau yang selalu menghadirkan cinta untukku? Rupanya tak hanya itu. Kau segalanya bagitu. Penawar rasa sakit, tempat pelarian terbaik dari segala gundah, dan nasihat yang tak pernah sirna oleh masa.

Malam itu, aku mendekatimu perlahan. Di bawah langit-langit suram dengan cahaya lampu dari pojok kamar. Dedaunan dari celah jendela melambai ramah. Aku terbalut dalam mukena berwarna putih dengan motif bunga-bunga yang indah. Aku meraihmu dalam dekapan malam sunyiku. Kubaca perlahan dan kuresapi.

Memang benar, kau benar-benar mengubahku secara tiba-tiba. Di malam itu juga, seketika hatiku tenang. Bahkan tak terasa, mukenaku basah dengan tetesan air mata. Entah apa yang menghampiriku, seperti cahaya ketenangan yang bersemayam.

Terima kasih atas kalam-Mu ya Rabb, karenanya aku tak lagi layu ataupun lusuh. Aku pun sadar, kalam-Mu akan tetap sempurna dan utuh jika tak kusentuh. Tapi diriku akan patah dan rapuh jika tak mendekatinya. Kedepannya, aku tak lagi melupakannya dan akan selalu bersamanya.

 

#DAY9

#ODOP

#OneDayOnePost

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DAY 13

DAY 41

DAY 42