DAY 14
Kamu adalah kehebatan yang terkurung dalam kemalasan. Begitulah
kata Kak Febriawan dalam akun instagramnya. Bagiku walaupun kata ini sangat
sederhana, namun sangat menampar dan tentunya bisa kita artikan dengan
mendalam.
Setiap orang mempunyai kemampuan, setiap orang mempunyai kebiasaan,
dan setiap orang mempunyai kehebatan. Kemampuan dan kehebatan tersebut lahir
sebagai anugrah yang wajib kita jaga dan kembangkan. Bahkan setiap kemampuan
dan kehebatan tersebut bisa menjadi ciri khas dari masing-masing individu,
artinya tidak harus sama. Jika terjadi kesamaan itu pun bagian dari anugrah
terbesar-Nya.
Aku pernah sesekali bertanya pada diri sendiri, perihal apa
sebenarnya yang aku bisa. Melihat orang lain yang lebih dulu melesat dan melangit.
Sedangkan diri masih setia dengan pijakan tetap yang untuk bergerakpun masih
banyak kebingungan. Sedangkan diri masih setia dengan jalan di tempat tanpa tau
ranah tujuan.
Itu dulu, namun sekarang tidak. Aku sudah menemukan jalan untuk aku
keluar dari kandang kemalasan. Kehebatanku memang tidak seberapa atau bahkan
belum bisa disebut kebanggaan. Namun, tentang bagaimana usahaku untuk melepas
ikatan kemalasan, di mana membutuhkan perjuangan yang besar. Mematahkan
anggapan dan melawan ego. Ya, karena kehebatan tak melulu tentang hasil,
melainkan juga tentang usaha.
Lantas mengapa harus melawan kemalasan? Karena waktu akan terus
berjalan dan tak akan pernah bisa terulang. Seperti halnya masa kecil yang
telah menjadi kenangan. Maka untuk masa muda akan digunakan atau tidak, tetap
akan habis juga. Jadi pastikan, ada peran hebat yang di mainkan pada setiap
masa yang ada.
Jika sekarang kita hanya bersantai ria, maka sungguh penyesalan
yang akan menimpa. Karena sejatinya, kita tak akan pernah lelah menikmati
proses jika ada niat dan tekad yang terus melekat. Jika kita merasa lelah,
mungkin karena kita sedang tidak memperjuangkan apa-apa. Lelah tidak ada
apa-apanya dibandingkan dengan hasil akhir dari usaha keras kita.
#DAY14
#ODOP
#OneDayOnePost
Komentar
Posting Komentar