DAY 18
Memasuki hari ke-18 aku mengikuti serangkaian kegiatan ODOP (One
Day One Post). Tidak lepas dari semangat yang tekad sehingga aku masih bertahan
sampai sekarang ini. Bukan juga menjadi kebanggaan jika nyatanya aku berhenti
hanya sampai di sini. Mencukupkan ilmu yang sebenarnya tidak ada kata cukup dan
tidaklah terbatas.
Tapi kau tau bukan? Bahwa aku masih saja menyiakan-nyiakan waktu
yang ada. Sering kali berkata “Nanti” untuk mengerjakan sesuatu. Seringkali
membatasi pikiran dengan sengaja dan akhirnya kukembali terdiam. Berlanjut
memberontakkan diri akibat ulah sendiri.
Sering kali pula aku tak menemukan perihal apa yang akan kutulis.
Bahkan kemalasan menjadi hal utama atas keterpakuan diri. Memlilih melakukan
hal yang lebih mengenakkan di awal. Namun, sudah 18 hari ini kuberhasil menepis
itu. Memanfaatkan deretan huruf untuk kurangkai
menjadi kata. Mengumpulkan kata menjadi kalimat penuh makna.
Karena lagi-lagi aku menyadari bahwa waktu tak akan pernah bisa
kembali. Kesempatan pun tak akan pernah bisa terulang. Jika ada pun mungkin tak
sesempurna sekarang. Untuk itu, marilah aku dan kamu untuk memilah dan
menentukan apa yang seharusnya sekarang dilakukan. Jika itu baik, mari bergegas
dan jangan pikir panjang.
Ada wadah harus senantiasa kita isi dengan kebaikan. Ada ruang
harus senantiasa kita isi dengan kemanfaatan. Pastikan tak ada yang kosong atau
terlewatkan. Perihal melalui jalan apa yang kita tempuh, terserah saja kau mau
pilih yang mana. Tidak masalah jika berbeda, namun tujuan tetap sama,
kemanfaatan.
Terima kasih untuk 18 hari yang penuh juang. Ada harapan tinggi
yang saat ini kulangitkan, dengan semoga yang terus kupanjatkan. Masih ada 13
hari yang siap kubuktikan kembali. Semoga ada pembuktian lebih nyatas atas
targetan diri ini. Semoga juga ada jalan lanjutan setelah ini terbukti.
#DAY18
#ODOP
#OneDayOnePost
Komentar
Posting Komentar