DAY 24
Sering kali kita semangat dalam melangkah menuju realisasi harapan.
Saking semangatnya, kita sampai berani melupakan siapa yang membukakan atas jalan
ini. Kita dengan mudahnya mengatakan “Aku harus bisa menggapai segala
harapanku”. Namun, di lain sisi kita susah untuk menyadari ada siapa di balik
perjuangan ini.
Sering kali kita kuat untuk berkeringat, menahan lelah, melawan ego
untuk rebahan, dan berkawan dengan kerasnya tekad. Namun, apakah sekuat itu
juga kita mempertahankan iman? Sekuat itu juga kita melawan malas mengerjakan
amal harian? Sekuat itu juga kita melawan godaan setan untuk bermaksiat? Kapan
ya kita semangat memperjuangkan iman layaknya memperjuangkan masa depan?
Sering kali kita selalu mengedepankan urusan yang membuat kita
bahagia. Sampai-sampai mengorbankan waktu dan tenaga untuk memperjuangkannya.
Dan anehnya, kita jarang juga menyadari perihal bahagia yang kita perjuangkan
benar-benar akan mendatangkan kemanfaatan atau tidak. Karena jelas, tak semua
bahagia itu berupa kebaikan dan bisa jadi berupa kemaksiatan.
Lalu sehebat itu juga kita memperjuangkan hak dan kewajiban sebagai
seorang muslim? Tentang hak dan kewajiban yang harus tertunaikan dan dilakukan sebagai
seorang hamba. Nyatanya, kita terlalu sibuk dengan urusan dunia dan melupakan
kehidupan akhirat. Kita melupakan peran sesungguhnya dalam mengarungi kehidupan
di dunia.
Semangat kita terlalu menggebu untuk kebahagiaan yang sesaat. Jiwa
kita sepenenuhnya dicurahkan untuk realisasi harapan. Raga kita dinobatkan
untuk memperjuangkan keinginan. Namun lagi-lagi, kita melupakan Dzat yang Maha
memudahkan segala urusan. Kita juga melupakan perihal hakikat hidup dan tujuan
kita diciptakan. Tidak lain hanya untuk beribadah.
Mari lihat kawan, masihkan ada iman yang menjadi dasar atas
tindakan kita? masih adakah rida Tuhan yang menjadi tujuan utama kita?
Jangan-jangan kita telah terjebak dalam permainan dunia yang fana ini.
Jangan-jangan kita telah melupakan jalan untuk menuju kebahagian abadi. Karena
juga benar adanya, jika kita sampai lupa, yang ada kita akan bersama ambisi
yang tak berkesudahan. Naudzubillahimindzalik.
#Day24
#ODOP
#OneDayOnePost
Komentar
Posting Komentar