DAY 15
Dalam sebuah pertemuan yang berisi orang-orang hebat, aku
disuguhkan dengan nasihat yang sangat menyentuh hati. Perihal persiapan kita
untuk menyambut anak-anak kita kelak. Dikatakan oleh seorang Ibu yang sangat
menginspirasi, bahwa sebelum kita mendesain jodoh impian, maka pelu sekali
untuk mendesain keturunan kita. Mau keturunan yang seperti ulama siapa, mau
keturunan yang seperti tokoh siapa, atau yang lainnya.
Ketika ia mengatakan hal tersebut, aku langsung tercengang dan mencoba
untuk menikmatinya dengan seksama. Beliau juga mengatakan, jika menurut kita
itu terlalu berat, maka minimal mendesain keturunan kita untuk mengikuti jejak
orang-orang hebat atau pengamal ilmunya.
Guna untuk apa? Karena sungguh, kita sebagai perempuan adalah wadah
utama untuk membentuk kepribadian anak-anak kita. Selain itu kita adalah rahim
terbaik untuk tumbuh kembangnya anak-anak kita. Jika seorang Ibu yang baik
agamanya, maka sudah bisa dipastikan bahwa anaknya kelak akan menjadi orang
yang hebat dan berpengaruh.
Melihat kondisi sekarang yang jika kita telusuri sangat miris
sekali, maka perlu adanya tunas-tunas untuk penegak kondisi. Perlu adanya
jiwa-jiwa pejuang untuk mengubah masa depan. Lantas siapa yang akan menjadi
barisan terdepan untuk mengubah keadaan? Tidak lain di mulai dari kita,
kemudian berlanjut ke anak-anak kita kelak.
Jika kita mengidolakan ulama-ulama yang mempunyai sejarah besar dan
meninggalkan jejak keharuman. Maka posisikan diri kita sebagai pengagum,
pengambil manfaat, dan pelaksana kebaikannya. Setelah itu kita pertahankan dan
ajarkan langsung kepada anak-anak kita. Hingga pada suatu saat nanti, senyum
dan bahagia kita merekah akibat anak-anak kita menjadi orang hebat dengan
sejuta kemanfaatan untuk umat.
Perlu sekali untuk membangun visi terkait masa depan kita. Hidup
berdampingan dengan suami yang shaleh, mempunyai anak-anak yang bisa menjadi
tonggak keemasan untuk agama dan bangsa, serta berjalan bersama untuk meraih
surga-Nya.
#DAY15
#ODOP
#OneDayOnePost
Komentar
Posting Komentar