DAY 5
Pernah berpikiran tentang film yang berhasil tembus jutaan penonton
hanya dalam satu waktu? Tentang betapa hebatnya sang sutradara mendesain film
tersebut. Tentang betapa besar tenaga, tekad, dan pikiran untuk merancang film tersebut
sampai akhir. Selain itu, ada naskah yang menjadi acuan untuk memainkan alur,
konflik, dan reka adegan. Saat ada adegan yang tak sesuai, para pemain bersedia
mengulanginya sampai benar-benar layak.
Begitulah dunia perfilman yang didesain oleh manusia. Lain halnya
dengan film yang didesain langsung oleh Allah. Bukan film yang dengan durasi
lama dalam pembuatannya. Bukan film dengan alur yang mungkin bisa ditebak oleh
manusia. Bukan pula film yang menyajikan kisah-kisah tanpa pembelajaran.
Melainkan film nyata yang dirancang langsung oleh Allah. Tanpa ada campur
tangan dari siapapun dan tanpa kisah rumit yang tak berujung.
Benar kata Ustaz Edgar, bahwa Allah adalah sutradara terbaik dari
sekian banyak film nyata di dunia. Serta naskahnya dengan alur yang tertata
apik hanyalah Al-Qur’an, disambung dengan Al-Hadits. Namun, masih sering kali
kita nyaman menjadi pemeran figuran, bahkan pemeran tanpa aturan.
Kita diberakting hebat layaknya pemeran tanpa naskah, memilih untuk
tidak membaca naskah dari sutradara. Hingga kita melupakan, bahwa ada Allah
pengatur terbaik segala tindakan dan sudah tertera jelas dalam bukuan
kalam-Nya. Hingga kita juga melupakan ada imbalan jika kita berdoman atau tak
berdoman pada naskah terbaik sepanjang zaman.
Benar sekali ya? Sadarkah kita? Semoga iya. Serta bergegas untuk
senantiasa membaca dan mengamalkan naskah terbaik sepanjang masa ini,
Al-Qur’an. Tidak lain agar hidup kita mempunyai ranah tujuan yang jelas dan
tentu akan ada klimaks berupa kebahagiaan yang sebenarnya, surga.
Mari sama-sama berpedoman dengan Al-Qur’an, kapan pun dan di mana
pun. Karena sungguh, Al-Qur’an akan tetap sempurna dan utuh jika kita tak
menyentuhnya. Sedangkan kita akan terkikis dan rapuh jika tak menyentuh dan mengamalkannya.
#DAY5
#ODOP
#OneDayOnePost
Komentar
Posting Komentar