DAY 42
Pintuku Terbuka Untukmu
Setiap hari, pintu rumahku tak pernah tertutup. Aku akan selalu
membukakan untukmu kapan saja kau mau. Sekalipun itu pada larutnya malam dengan
derasnya hujan. Silakan untuk singgah, bermain, dan menepi rasa bersama. Akan
kubuatkan kopi panas dengan perpaduan cokelat di dalamnya.
Setiap pagi, aku akan menyapamu tanpa sungkan. Menyajikan cemilan
istimewa buatmu, membukakan hati atas ceritamu. Kamu bebas bercerita tentang
apa pun itu, hingga aku tenggelam bersama ribuan episode dari ceritamu. Tak hanya
itu, silakan saja melempar tanya kepadaku. Jika kubisa, akan kuberikan jawaban
terbaik untukmu.
Setiap siang, aku akan melayanimu dengan bijak. Menyuguhkan pundak
jika kau penat. Mengulurkan tangan jika kau lelah dan tak lupa rangkulan
semangat. Aku tak bisa untuk melakukan lebih, hanya suguhan ini yang aku bisa lakukan
untukmu. Tentunya, ini atas usahaku dan aku menyukainya.
Bahkan sampai sore hingga malam, jika kau mau masih berkenan,
rumahku akan selalu tersaji untukmu. Menikmati pisang goreng di teras rumah
seraya memandang sendunya senja. Kemudian kita kembali saling bercakap,
meluaskan pikiran untuk kedamaian. Sebab, senja adalah waktu terbaik untuk
menepis luka. Lebihnya, bisa berlanjut saat dinginnya malam. Setelah itu, kau
bisa bermalam di sini.
Namun, aku juga tak memaksamu untuk datang atau menetap di sini.
Biarpun kau datang terus pergi, lalu meninggalkan cerita yang belum sempurna
kauceritakan, itu tak masalah. Biarpun kau datang hanya sekedar menjadi tokoh
bayangan, tetap tak masalah.
Karena bagiku, setiap yang datang adalah anugerah dan tamu yang
wajib kumuliakan. Dengannya aku belajar banyak hal sekalipun itu tak
membahagiakan. Dengannya pula aku belajar, perihal lapang dengan segala
manfaatnya. Melebarkan sapaan dan memberikan tempat untuk kenyamanan.
Teruslah berbuat baik tanpa sedikitpun ingin menepi. Kalaupun tak
pernah terbalas, biarlah menjadi himpunan pahala yang suatu saat Allah akan
menghebatkannya. Atas lapangnya rumahmu pun itu karena Allah. Tidak lain akan
ada kebaikan yang suatu saat kau bisa memetiknya.
#Day42
#ODOP
#OneDayOnePost
Komentar
Posting Komentar