DAY 50
Singgah pada Setiap Potongan Narasi
Terkadang kita perlu merasakan sakit, supaya kita bisa menyadari
perihal nikmatnya sehat. Terkadang kita perlu merasakan terjatuh, supaya
kedepannya kita bisa lebih menghargai sesuatu. Terkadang kita perlu merasakan
susah, supaya kedepannya kita bisa lebih bersyukur akan kenikmatan.
Terkadang juga kita perlu merasa kehilangan, supaya kita lebih
menghargai kebersamaan dan pertemuan. Terkadang pula kita juga butuh sepi,
menepi dari keramainya supaya mengistirahatkan hati. Atau terkadang kita juga perlu
mengalah, dari pada memperjuangkan sesuatu yang membuat rumitnya keadaan.
Dan terkadang kita juga perlu sekali untuk diam, dari pada
menjelaskan sesuatu kepada orang yang tak ingin dan sulit mau mengerti. Karena
hidup bukan hanya tentang siapa yang di depan, siapa yang terlihat, dan siapa
yang menang. Hidup adalah kumpulan dari paket narasi yang suatu saat semua
orang akan merasakannya.
Layaknya dedaunan, mereka bersemi, tumbuh, gugur, dan tumbuh
kembali. Karena ketika gugur, dedaunan itu menyuburkan dan memberikan nutrisi
untuk tanah. Seperti kita, saat kita sedang berada pada titik yang tak pernah
kita mau merasakannya, di situlah peran kita dimulai. Tentang sebuah pemaknaan,
penyadaran, dan memberikan kemanfaatan.
Banyak sekali potongan kisah yang perlu kita singgahi. Bukan
sebatas kemauan, hanya saja kita perlu belajar dari potongan kisah-kisah itu.
Dengan harapannya, kita akan lebih menghargai setiap episode yang ada dan lebih
memaknai setiap cerita. Dengan harapannya pula, langkah kita menjadi lebih
baik, lebih berpengaruh, dan lebih bermanfaat.
Mari lebih banyak lagi untuk memaknai setiap yang hadir. Lebih
bijak lagi untuk menyikapi setiap hal yang menyapa. Lebih tegar dan sabar lagi
untuk menerima terpaan dan musibah. Bukan kesia-siakan Allah hadirkan
narasi-narasi tanpa pengharapan sebelumnya, karena di situlah pribadi kita akan
terbentuk. Menjadi lebih kuat, lebih hebat, dan lebih baik lagi.
#Day50
#ODOP
#OneDayOnePost
Komentar
Posting Komentar