DAY 51

 Berteduh dari Hujan

Ada yang dinanti setiap datangnya pagi. Secangkir kopi hangat buatanmu? Sapa manis dari tenteramnya wajahmu? Atau bahkan balasan pesanmu untukku? Tidak, tidak sama sekali. Ya, pagi ini adalah selasa. Tidak ada sorot cahaya yang menyela-nyela lewat jendela. Hujan pun turun, redup, dan kelabu.

Selamat berteduh dari hujan, jangan lupa juga untuk menepi. Karena mungkin genangan telah membanjiri halaman rumahmu, kenangan pun juga demikian. Telah membanjiri hatimu. Tiada yang bisa mengelak, bahwa hujan menghadirkan rasa akan berjuta cerita lalu. Tanpa berusaha untuk mengingat-ingat pun nyatanya hati dan otak bekerja secara spontan.

Beruntung jika hujan di kala pagi ditemani cakap mesra bersama keluarga. Tak bisa membayangkan jika dikurung dalam kesendirian. Serasa bumi terlalu banyak harunya, terlalu banyak sedihnya, dan tak pernah berpihak. Beruntung juga aku menemukan hujan, serasa ada banyak inspirasi di kala kuingin menuliskan cerita. Walaupun kusendiri.

Iya, antara kata selasa dan selesai memang tak berbeda jauh. Hanya berbeda pada deretan huruf vokalnya. Mungkin yang dimaksud, kita diminta untuk bergegas menyelesaikan apa yang tertunda dan apa yang tak kunjung selesai. Seraya menikmati dan berteduh dari hujan, mari selesaikanlah! Perihal esok tumbuh kembali, bukan juga kesia-siaan. Artinya kita diminta untuk melebihkan juang, tanpa lelah.

Sekali lagi, sini berteduh bersamaku. Berbincang tentang masa lalu, saling menyajikan cerita untuk kita ambil manfaatnya. Tak lupa mari lebih mengakrabkan untuk berbincang tentang masa depan. Tenang saja, ini bukan hal bodoh kok. Hanya saja aku ingin memaknai hujan ini bukan sebatas hal-hal yang haru, tapi juga tentang harapan, tawa, dan bahagia.

Berharap, atas turun dan mengalirnya hujan, ia akan memberikan kemanfaatan untuk seluruh isi bumi. Bumi kembali teduh, hijau, dan damai. Berharap pula, pikiran kita tak terjebak tentang makna hujan yang terlalu kelabu. Melainkan, meluaskannya menjadi yang lebih bermakna dan lebih bahagia.

 

#Day51

#ODOP

#OneDayOnePost

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DAY 13

DAY 41

DAY 42