ODOP CHALLENGE 6
Unsur Ektrinsik dan Intrinsik
Dalam Cerpen “Malam Pengantin” Karya Lilis Fauz
A.
Unsur
Ekstrinsik
1.
Latar
Belakang Masyarakat
Pernikahan
sederhana yang ada di suatu desa pada zaman penjajahan
2.
Latar
Belakang Pengarang
Pengarang
dalam cerpen “Malam Pengantin” adalah alah satu anggoda dari komunitas ODOP. Di
mana ia menitikberatkan pada kehidupan di masa lalu, yaitu budaya akan
pernikahan sederhana yang bersamaan dengan peperangan. Ia menulis cerpen tersebut
karena kondisi psokologisnya yang melekat dengan masa lalu.
3.
Nilai-nilai
yang terkandung dalam cerpen
a.
Nilai
agama
1)
Mementingkan
urusan golongan di atas urusan pribadi
2)
Adanya
cinta yang terbina dalam pernikahan
b.
Nilai
sosial
1)
Berbondong-bondong
untuk ikut merayakan pernikahan di sebuah desa di Surabaya.
2)
Ikut
berpastisipasi dalam membela dan mempertahankan kehidupan dan maju di medan
perang untuk kepentingan bersama.
c.
Nilai
budaya
Pernikahan
sederhana dengan ciri khas yang ada. Misalnya memakai adat setempat dengan
jamuan yang tidaklah mewah. Dan menjadi perekat antara mereka.
B.
Unsur
Intrinsik
a.
Tema
Mengorbankan
nyawa demi negara tanpa memandang kondisi
b.
Tokoh
dan Penokohan
1)
Yusuf
Memiliki
semangat juang yang tinggi, penuh percaya, dan rela berkorban.
2)
Sulastri
Penuh
kekhawatiran, mempunyai jiwa relawan atau penolong, tanggung jawab, dan ikhlas.
3)
Tokoh
figuran
Yaitu
masyarakat setempat. Memiliki waktak dengan jiwa juang yang tinggi dan rela
mengorbankam nyawa demi kepentingan bersama. Serta saling rukun.
c.
Alur
Alur
yang digunakan adalah Alur Maju. Karena digambarkan secara kronologis dan
runtut dari awal sampai akhir.
d.
Setting
atau Latar
1)
Latar
Waktu : Saat masa penjajahan
2)
Latar
Tempat : Surabaya
3)
Latar
Suasana : Ramai, mencekam, dan berakhir dengan penuh haru
e.
Sudut
Pandang
Sudut
pandang yang digunakan adalah orang ketiga dengan tokoh berupa Yusuf dan
Sulastri
f.
Gaya
Bahasa
1)
Walaupun
latarnya dahulu kala dan di tanah Jawa, tetapi menggunakan bahasa yang
Indonesia pada umumnya. Tidak menunjukkan bahasa kedaerahan.
2)
Tidak
menggunakan diksi yang susah dipahami
g.
Amanat
1)
Sebagai
manusia yang hidup di masyarakat, sudah seharusnya mempunyai sifat mementingkan
kepentingan bersama dari pada pribadi.
2)
Dalam
keadaan yang darurat dan mencekam, sudah seharusnya memiliki jiwa pejuang dan
menjadi barisan terdepan.
#ODOPCHALLENGE6
#ODOP
#OneDayOnePost

sip. bisa jadi referensi nih
BalasHapusBagus sekali
BalasHapusPengorbanan yang luar biasa~
BalasHapusWow, ulasannya lugas dan jelas sekali kak, mantaps.
BalasHapusBagus kak ulasannya, selamat karena sudah menyelesaikan tugas pekanan! Hahaa
BalasHapusAku barusan kirim tugas ini, berhubung mati listrik jadi kurang optimal.
BalasHapusNulisanya di hp.🙈
Ya ampun, aku nggak menjabarkan unsur-unsur ekstrinsiknya.
BalasHapusSelamat telah mengerjakan tugas ODOP Challenge6 kak. Mantap
BalasHapusIni sih tantangan luar biasa,
BalasHapusBiasanya hanya jadi pembaca dan penikmat cerpen, sekarang harus mengulas unsur unsurnya.. semangat
Wah kak ulasannya baguus tau gt aku semalem nyontek kwokwok🙈🙈🙈
BalasHapusAlhamsulillah, selesai juga tugas chalenge nya
BalasHapusSingkat, jelas & padat
BalasHapus