DAY 25

 Pekan Besok Harus Berubah

Pekan ini adalah pekan terakhir untukku menghabiskan waktu rebahan bersama laptop, ponsel, kopi, buku, ide, tanggung jawab, dan lainnya. Pekan besok sudah memasuki waktu kuliah. Mau tak mau, bukan lagi beranda sosmed yang menjadi objek beraktivitas. Melainkan harus berkutik dengan buku-buku kuliah dan pembelajaran via online. Sayang sekali, kedepannya kita belum bisa bertatap muka untuk berbagi ilmu dan cerita.

Mengumpulkan niat yang sempat berserakan memang susah. Apalagi sudah berbulan-bulan lamanya hanya termenung memikirkan langkah yang sampai ini belum berkemajuan. Masih setia dengan sifat serakah perihal waktu untuk kesenangan. Padahal hakikat sebenarnya adalah langkah untuk perjuangan.

Aku masih dengan langkahku dengan membandingkan jangkauan langkah orang lain. Aku masih dengan tidurku yang menemani mimpi indah-indahku. Sayang juga, kumpulan ide yang sempat ada belum sepenuhnya tertumpahkan. Bahkan ketika sudah ada pun, hanya menjadi konsumsi sendiri dan belum menjalar untuk orang lain. Iya, tersebab belum sepenuhnya percaya diri terhadap tulisan sendiri.

Ayolah bangun, pekan besok bukan lagi waktu untuk bermalas-malasan. Lihatlah kembali buku-bukumu di rak itu, berdebu dan usang. Lihatlah mata kuliahmu yang begitu menantang untuk diperjuangkan. Harusnya sih, saat ini sudah menyiapkan mental untuk menyambut pekan depan. Tapi nyatanya, terkurung dalam jeruji kamar dengan hiasan angan.

Selain rebahan dengan tenang, hari-hariku juga terisi dengan menulis. Menulis perihal apa yang aku yakini, apa yang rasakan, dan apa yang aku harapkan. Selain itu, aku juga berperan dalam realisasi amanah. Ke sana ke mari dengan niatan entah apa. Iya, mengisi kekosongan. Namun, belum sepenuhnya bisa dianggap luar biasa bukan? Sedangkan masih ada kemalasan, masih banyak waktu luang, dan belum sepenuhnya hanya untuk rida Tuhan. Tertampar!

Bergagaslah wahai aku! Pastikan tak ada satu detik terlewatkan tanpa kebaikan. Kebaikan apa pun itu. Pastikan perihal langkah yang senantiasa tertuju kepada kemanfaatan, bukan kesia-siaan. Jangan hanya diam dengan kenyamanan kasur dan hiburan di layar ponsel.

Lihatlah keluar, ada pohon yang memberikan keteduhan kepada siapa saja yang ada di bawahnya. Mari menjadi pohon itu, semakin besar dan semakin teduh.

 

#DAY 25

#ODOP

#OneDayOnePost

Komentar

  1. Hem tamparan banget si��
    Aku udh kuliah hampir sebulan dah, tapi keknya gaada kemajuan Astaghfirullah

    BalasHapus
  2. Terimakasih sudah menulis ini, self reminder untuk diri~

    BalasHapus
  3. Seperti kata pepatah, hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, dan haro esok sudah pasti harus lebih baik dari hari ini. Terus bertumbuh untuk menjadi orang baik ya mbaak... Semangaaatt...

    BalasHapus
  4. "Pastikan perihal langkah yang senantiasa tertuju kepada kemanfaatan, bukan kesia-siaan. Jangan hanya diam dengan kenyamanan kasur dan hiburan di layar ponsel."

    Itu menamparku banget sih, Kak. Terlalu hanyut dalam zona nyaman :D
    Tetap semangat mengarungi dunia perkuliahan lagi, Kak!

    BalasHapus
  5. Semangats kak... Tulisannya self reminder banget sih 😭

    BalasHapus
  6. Wah kita seperjuangan... Tetap semangat♡♡♡

    BalasHapus
  7. Membaca tulisan, jadi seperti menyemangati diri sendiri

    BalasHapus
  8. tetap semangat, bagi kaum rebahan dengan mimpi indah (untukku). mengingatkan diri banget nih

    BalasHapus
  9. Antara puisi & essay. Tapi isinya keren. Makasih

    BalasHapus
  10. keren lho idenya dapet banget, aku suka nih jadi pengingat diri kalo harus lebih baik setiap berganti waktu ya

    BalasHapus
  11. Semangat terus kakak. Mari berubah 🙌

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

DAY 13

DAY 41

DAY 42