DAY 68
Teman Satu Frekuensi
Pasti kita pernah menemui perasaan di mana kita merasa sendirian.
Tidak ada kawan yang satu pemikiran, ditikam ambisi, memikul harapan sendirian,
sampai pada juang yang sendirian. Ya, aku pun seperti itu. Walaupun sebenarnya
juga paham, bahwa kita tak pernah sendiri. Selalu ada orang lain yang akan singgah
atau bahkan menetap untuk membersamai juang kita. Hanya saja tak selamanya
berada dalam satu frame pemikiran.
Kata Kak Zaza, kita harus percaya bahwa Tuhan akan selalu
mempertemukan dan mendekatkan kita dengan orang-orang yang satu frekuensi,
punya ambisi yang sama, punya cita-cita yang sama, dan punya mimpi hebat yang
sama. Kalau pun kita belum menemukannya sekarang, pasti suatu saat kita akan
menggenggam erat itu.
Hadirnya orang-orang itu pun bisa melalui jalan yang tak pernah
kita sangka sebelumnya. Barangkali melalui teman yang selama ini kita sangka
biasa saja, teman yang kita temui di jalan, teman satu atap, teman satu wadah
juang atau yang lainnya. Artinya, Allah menghadirkan itu dari berbagai cara.
Indah sekali ya jika mempunyai teman yang seperti itu? Serasa dunia
sedang menunjukkan indahnya, serasa langkah menjadi mudah, serasa bintang lebih
mudah untuk digapai, dan serasa segalanya menjadi lebih sempurna. Tak ada lagi
tekad yang melemah sebab setiap saat ada uluran semangat, tak ada diri yang
merasa kerdil sebab di sini sama-sama belajar.
Nah sampai sini
masih ada yang merasa sendirian dan tak punya teman? Coba deh lihat dengan
seksama teman-teman di sekeliling. Barangkali mereka sama denganmu, hanya saja
matamu yang tertutup. Barangkali sebenarnya mereka ingin menyamakan langkah
denganmu, hanya saja caramu yang tak peka itu. Barangkali juga kau terlalu
menutup diri hingga tak ada celah untuk menghadirkan orang lain dalam hidupmu.
Jika kita belum menemukan itu, semoga kita segera menemukannya.
Bagi yang sudah menemukannya, semoga bukan hanya sebatas teman makan dan teman
bermain, melainkan teman yang bersama dalam satu tujuan, yaitu menetap di
surga-Nya.
#Day68
#ODOP
#OneDayOnePost
Benar sekali. Untuk menemukan yang sefrekuensi, kita harus membuka diri. Cukup satu saja sudah cukup, sudah sangat bersyukur :)
BalasHapus